, Malaysia
258 views

Malaysia’s TNB collaborates with 3 Thai energy firms for energy transition

The MOUs were signed with EGAT, Planet Utility, and B.Grimm Power.

Tenaga Nasional Berhad (TNB) has signed deals with three major energy players in Thailand to develop regional infrastructure for renewable energy.

It said in a statement that the memorandum of understanding (MOU) signed with the Electricity Generating Authority of Thailand will set up a joint working committee to explore the feasibility of a proposed enhancement of the interconnection capacity between Peninsular Malaysia and Thailand.

TNB subsidiary TNB Renewables Sdn Bhd inked an MOU with Planet Utility Co. to study the potential of renewables and power generation technologies opportunities in Thailand. This will include the evaluation of strategic options for possible investments in floating solar, solar rooftop and ground-mounted projects.

READ MORE: TNB Genco, YTL PowerSeraya imports 100ME electricity to Singapore

Meanwhile, TNB Power Generation partnered with B.Grimm Power Public Co. to look into opportunities for collaboration for the development of renewable power projects in Southeast Asia.

"These collaborations are strategic steps to realise key milestones in our responsible Energy Transition plan, and TNB's overall sustainability pathway commitment," said TNB President and Chief Executive Officer, Dato’ Indera Ir. Baharin Din.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.