ABB preannounces launch of SYNCHROTACT® 6

Sixth generation of the world’s most popular synchronizer keeps power plants and substations safe and productive.

ABB preannounces the sixth generation of its market-leading synchronizing and paralleling technology, SYNCHROTACT® 6, at ABB Customer World China in Hangzhou on June 28-29, 2017. The product will be available for purchase later this year.

For more than 50 years, SYNCHROTACT has protected power plant generators and substation components from the potentially destructive effects of current surges caused by unsynchronized operating conditions.

“We are delighted to announce the upcoming launch of this remarkable sixth generation product,” says Kevin Kosisko, managing director of ABB’s power generation and water business. “SYNCHROTACT has long been the synchronizer of choice among utilities and power generators worldwide, thanks to its exceptional levels of safety and redundancy. It provides our end customers with the highest availability and the lowest possible total cost of ownership.” To read more on the launch of the product, click here.

Keep your assets synchronized, safe and productive

Power plants and substations contain many valuable components, essential to the reliable delivery of electricity from the power plant to the transmission grid. SYNCHOTRACT 6 protects these assets at the lowest possible cost of ownership. It synchronizes and parallels the generators with the power lines to keep the energy
flowing, the equipment productive and people safe. To read more, click here.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.