, India
Photo by Pixabay via Pexels

Solar power to account for 46% of India’s capacity by 2047

Meanwhile, authorities also reiterated rules on solar e-waste management.

The Ministry of New and Renewable Energy said that solar energy is seen to account for around 46% of India’s projected total installed capacity at 1,860 gigawatts by 2047.

In a statement, the ministry said this projection is based on the Business-As-Usual (BAU) scenario as per the “India Energy Securities Scenarios 2047” which is a tool developed by NITI Aayog.

“Solar energy projects are considered as environmentally sustainable. To manage e-waste generated after the use of solar photovoltaic modules or panels or cells, the Ministry of Environment, Forest and Climate Change notified the E-Waste (Management) Rules, 2022, effective from 1st April, 2023,” the renewable energy ministry said.

Under the e-waste management rules, all manufacturers and producers of solar panels should store solar photovoltaic module, panel, or cell waste generated up to 2034-2035 according to Central Pollution Control Board guidelines, and ensure that the processing of all waste adheres to current applicable rules and guidelines, amongst others.

“Further, the recycler of solar photovoltaic modules or panels or cells shall be mandated for recovery of material as laid down by the Central Pollution Control Board in this regard,” the ministry said.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.