, India
Photo by Studio Art Smile via Pexels

India increases green ammonia allocation for fertiliser sector

It added 200,000 tonnes per annum.

In response to the rising demand for green hydrogen driven by enhanced efforts to implement the National Green Hydrogen Mission, the Indian government revised its guidelines to increase green ammonia allocation for the fertiliser sector to 750,000 lakh tonnes per annum from 550,000 lakh tonnes per annum.

According to the Ministry of New & Renewable Energy (MNRE), “[t]his is a significant step towards demand creation of green hydrogen and its derivatives in the country.”

The National Green Hydrogen Mission was launched in January 2023. It aims to achieve a production capacity of 5 million tonnes per annum of green hydrogen by 2030.

“It will contribute to India’s goal to become Aatmanirbhar (self-reliant) through clean energy and serve as an inspiration for the global Clean Energy Transition,” MNRE said. 

“The mission will lead to significant decarbonization of the economy, reduced dependence on fossil fuel imports, and enable India to assume technology and market leadership in green hydrogen,” it added.

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.