, Thailand
Photo by EGAT.

EGAT to open bid for hydro-floating solar project on 14 August

The project is expected to be operational within 2026.

The Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT) opened the selling of bidding documents for the development of a 140-megawatt (MW) unit 1 hydro-floating solar hybrid project in the Srinagarind Dam, with the bidding targeted to start on 14 August.

In, a statement, EGAT said the power generated from the combined solar and hydro facilities in Kanchanaburi Province will ensure the stability and reduce fluctuations of renewable energy, adding that this will support the country’s goal to achieve carbon neutrality by 2050 and net zero emissions by 2065. 

The deadline for the purchase of the bidding documents will end on 3 July.

This is EGAT’s third hybrid hydro-floating solar, following the 45 MW project at Sirindhorm Dam in Ubon Ratchathani Province and the 24 MW hybrid facility at Ubol Ratana Dam in Khon Kaen Province.

EGAT aims to expand the project at its nine dams with a total capacity of 2,725 MW.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.