, Malaysia
208 views
Photo by Gentari

SEDC Energy and Gentari to Establish Sarawak H2 Hub

The hub will adopt a “plug and play” concept.

SEDC Energy Sdn Bhd and Gentari Sdn Bhd will form a joint venture to establish the Sarawak H2 Hub, a global-scale hydrogen production hub in Bintulu in Malaysia, supporting the state;s goal to be a commercial hydrogen producer by 2027.

In a statement, Gentari said the new company will develop, own, operate, and maintain the Sarawk H2 Hub which is a facility to standardise and optimise all hydrogen production projects in the area.

The hub will utilise a “plug and play” concept where it will use a modular approach to integrate hydrogen production units into the hub.

“Leveraging our collective expertise, this joint venture aims to establish Sarawak as a key player in the green hydrogen sector, creating substantial economic value for the state by driving the entry of new industries and investments, creating new high-value jobs, and spurring technological innovation through the provision of green feedstock for downstream facilities such as chemicals production,” commented Michèle Azalbert, Chief Hydrogen Officer, Gentari.

Robert Hardin, Chief Executive Officer, SEDC Energy, said the concept will enable the company to invite more investors or partners into Sarawak.

Gentari also noted that Project H2ornbill, which is a collaboration with Japanese firms ENEOS and Sumitomo Corp, and Project H2biscus, in partnership with Samsung Engineering, Lotte Chemical and KNOC to develop hydrogen derivative facilities, will form part of the Hub.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.