, India
Photo by Önder Örtel on Unsplash

ReNew’s net profit rebounds to $50m in FY 2024

It has a total portfolio of 13.5 gigawatts.

Renewable energy firm ReNew reported a net profit of $50m (INR4.15b) in the financial year (FY) 2024, ending on 31 March, following a net loss of $60m (INR5b) in the same period last year.

According to ReNew, its revenue rose by 8% year-on-year to reach $1.16b (INR96.5b) in FY 2024 from $1.07b (INR89.3b).

For the fourth quarter alone, the company’s net profit increased by six-fold YoY to $7m (INR609m) from $1m (INR74m) in the same quarter in FY2023.

This is despite a 4.5% YoY decline in revenue to $297m (INR24.8b) from $311m (INR25.9b).

Meanwhile, the company’s portfolio for the entire year stood at around 13.5 gigawatts (GW), of which 9.5 GW are in operations, whilst around 4 GW are committed, slightly lower than the 13.7 GWs in FY 2023.

Following this, the company signed a 2.2 GW power purchase deal bringing its portfolio to 15.6 GW as of 31 May.

ReNew expects the completion of around 1,900 to 2,400 megawatts of projects by the end of FY 2025.

$1 = INR83.34

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.