Photo by Derek Sutton on Unsplash

ADB and Masdar ink $46.5m loan for Uzbek solar and BESS facility

This is the first renewable facility with a utility-scale battery in Central Asia.

The Asian Development Bank (ADB) and Abu Dhabi-based Masdar signed a $46.5m loan for the development of a solar power plant and battery energy storage facility (BESS) in Uzbekistan.

In a statement, ADB said the Nuk Bukhara facility will be Central Asia’s first renewable facility with utility-scale BESS, delivering 555 gigawatt-hours of clean energy that cloud power around 55,000 households annually.

"ADB is committed to delivering bespoke climate financing solutions that local commercial banks cannot readily provide,” said ADB Director General for Private Sector Operations Suzanne Gaboury. 

ALSO READ: ADB grants $148.5m to enhance Sikkim's power infrastructure

"By filling crucial market gaps this way, ADB is helping Uzbekistan achieve its clean energy goals and projects like Nur Bukhara set a strong precedent that can be replicated across Central Asia,” Gaboury said.

The financing package included $26.5m from ADB’s ordinary capital resources and $20m from the ADB-administered Private Infrastructure Fund for Asia.

The ADB also raised $26.5m from the Japan International Cooperation Agency. The International Finance Corporation, the Canada-IFC Blended Climate Finance Programme, and the Dutch Entrepreneurial Development Bank were parallel lenders.

 

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.