IPP
, Thailand
Photo by CKPower.

CKPower suffers $12.6m net loss in Q1

Its revenue declined by 7.3% YoY to $68.4m.

CK Power Public reported a net loss of $12.6m (THB461m) in the first quarter, expanding from the $9.8m (THB357m) net loss in the same period last year, due to the lower average weather inflow in the Xayaburi Hydroelectric Power Plant.

In a statement, CKPower also attributed the net loss to the higher finance costs of the Xayaburi plant due to the increasing global interest rates and a share of foreign exchange loss from the translation of the US dollar-denominated loan based on the share in the Luang Prabang Hydroelectric Power.

ALSO READ: Consortium to develop wave-powered microgrid in Thailand

CKPower CEO Thanawat Trivisvavet said that the net loss is in line with the trend of the seasonal water levels which are at their lowest in the first quarter.

The company’s revenue declined by 7.3% year-on-year to $68.4m (THB2.5b) due to lower revenue from electricity and steam sales from the Bangpa-in Cogeneration Limited because of the lower average natural gas price and lower retail fuel tariff.

Its gross profit, on the other hand, rose by 20.5% to $15.3m (THB560m) due to the higher reserved water levels and inflows at the Nam Ngum 2 Hydroelectric Power Plant.

$1 = THB36.55

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.