, Middle East
Photo by Mariana Proença from Unsplash

MENA solar power capacity to grow by 99.1 GW by 2033

It share in the global solar capacity will rise to 3%.

The Middle East and North Africa (MENA) is projected to increase its solar capacity by 99.1 gigawatts from 2022 to 2033, reflecting an annual average of 21% year-on-year growth, according to BMI.

As such, the region's share of solar capacity globally will increase to 3% by 2033 from less than 1% in 2022.

At the forefront of its growth are the United Arab Emirates (UAE), Saudi Arabia, Egypt, Oman and Morocco, thanks to their large-scale solar power projects, diversification of energy sources and state support.

ALSO READ: Masdar, UAE Ministry of Defence partner to install multi-solar plants

Compared to other regions, MENA’s pipeline of solar power projects shows a combined capacity of 62 GW. In terms of its pipeline, MENA ranks fourth globally after Asia with 221 GW, North America with 128 GW and Latin America with 115 GW.

Several notable milestones in solar power over the region include the UAE’s 5 GW Mohammed Bin Rashid Al Maktoum Solar Park, Saudi Arabia’s two 2 GW solar power projects, and Egypt, Iran and Oman gaining over 1 GW in solar projects.

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.