Photo by Michael Pointner: https://www.pexels.com/photo/climate-light-nature-rooftop-18306344/

Tata Power unit, SIDBI to offer easy financing for MSMEs’ solar adoption

It is offered through SIDBI’s End-to-End Energy Efficiency Scheme.

Tata Power Solar Systems and the Small Industries Development Bank of India (SIDBI) signed a Memorandum of Understanding (MOU) to offer “customised and innovative financing solutions” that will attract micro, small and medium enterprises (MSMEs)  to adopt solar energy.

In a statement, Tata Power said MSMEs that want to install rooftop solar or associated services from Tata Power or its authorised channel partners in India will be supported by SIDBI.

They could avail the financing solutions through SIDBI’s 4E or End-to-End Energy Efficiency Scheme which will offer its customers various benefits including competitive interest rates ald loan limit to meet the MSME sector requirement.

ALSO READ: Tata Power unit to develop 28 MW captive solar plant

Aside from this, the parties also launched “The Big Solar Fest” which aims to spread awareness of the most competitive financing offering without processing fees which will serve as an additional incentive to accelerate the MSMEs’ clean energy adoption.

"MSMEs are the backbone of India's economy. They operate across industrial segments and are major consumers of electricity,” Dr. Praveer Sinha, CEO & MD of Tata Power.

“Our strategic collaboration with SIDBI will facilitate the ‘ease of opting’ renewable energy in the MSME sector and power its quest to become more efficient and globally competitive,” Sinha added.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.