, Vietnam
142 views

JBIC, Vietcombank opens credit line for Vietnam RE projects

It is the second credit line signed by JBIC with Vietcombank.

The Japan Bank for International Cooperation (JBIC) inked a loan agreement with the Joint Stock Commercial Bank for Foreign Trade of Vietnam (Vietcombank) for a $300m credit line that will finance the development of renewable energy projects in Vietnam.

In a statement, JBIC said it will account for $165m of the fund. The credit line is co-financed with Mizuho Bank, Joyo Bank, and Shiga Bank, with JBIC providing a guarantee for the portion covered by private financial institutions.

The credit line is aligned with the Asia Zero Emissions Community Concept, and the Just Energy Transition Partnership signed by Vietnam with partner countries like Japan and the US last December.

READ MORE: Vietnam’s energy transition faces hurdles due to gas-fired power growth

This is the second credit line signed for Vietcombank following the first signed in June 2019. It is the first loan with JBIC under the Vietnam Climate Finance Framework that was announced in January 2023.

Under Vitenam’s Eight Power Development Plan, it aims to reach a renewable energy capacity of 72,238 megawatts (MW) out of the country’s total power generation capacity of 156,385MW.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.