, India
122 views
Source: ADB website

ADB, SAEL Industries partner to develop biomass energy in India

The loan agreement amounts to $91m.

The Asian Development Bank (ADB) and SAEL Industries Limited have signed a $91m loan agreement to develop biomass energy in India.

This will fund the construction of five 14.9 megawatt biomass power plants in the districts of Bikaner, Churu, Hanumangarh, Jhunjhunu, and Sikar in the state of Rajasthan.

“Establishing biomass power plants that can repurpose agricultural residue will help protect the environment while contributing to the government’s goal of expanding renewable energy sources and reducing carbon dioxide emissions,” ADB Vice-President for Private Sector Operations and Public–Private Partnerships Ashok Lavasa said.

“It will also help increase the income of local farmers through sales of agricultural residue and reduce the burning of agricultural waste, contributing to the improvement of air quality,” 

Read more: ADB, Monsoon sign $692.5m loan to develop wind power project in Lao PDR

ADB noted the power plants will convert about 650,000 tonnes of agricultural residues into electricity. 

The plants are expected to generate 544 gigawatt-hours of energy annually, which could help avoid up to 487,200 tonnes of carbon dioxide annually.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.