IPP
, Philippines
Source: Pixabay (pexels)

Philippines’ SPNEC to complete stock rights offering for share-swap deal

This will enable its share swap agreement with Solar Philippines Power Project Holdings, Inc. (SP). 

SP New Energy Corporation (SPNEC) has completed its stock rights offering (SRO) to enable its share swap agreement with Solar Philippines Power Project Holdings, Inc. (SP). 

The company projected that the partially paid SRO shares will likely be fully paid, based on indications of interest. SP has also offered to purchase the remaining shares as of March 2023 at the SRO price of Php1.50 per share. 

SPNEC’s closing price as of 8 February 2023 stood at Php1.54 per share, 2.67% above its SRO price.

Read more: Philippines’ SPNEC to ‘catalyse’ 10GW project via stock rights offering

In September 2022, SPNEC conducted a Stock Rights Offering for 1.87 billion shares, of which 1.12 billion were fully paid and over 748 million were partially paid, with 25% down-payments. 

The due date on the balance of the partially paid shares was initially set on 5 December 2022 and was moved to 5 March 2023.

As of 22 December 2022, the company had 578,768,585 remaining partially paid SRO shares. The completion of the payments for this number of shares by March 2023 may result in an additional Php651m in proceeds to fund SPNEC’s ongoing project developments.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.