, Malaysia
128 views

Malaysia’s TNB secures EUR72m refinance package

It will be used for its offshore wind investment in the UK.

Tenaga Nasional Berhad (TNB) completed a EUR72m refinance package with two major lenders in the UK last December through its subsidiary Vantage RE for its offshore wind investment in the European country.

In a statement, TNB said the financing facility related to its offshore wind investment in Blythe Offshore Demonstrator Limited (BODL) feature a 15-year tenure. It was secured with Mizuho Bank Ltd and National Westminster Bank Plc.

“This refinancing allows us to unlock our renewables portfolio value through further optimisation of the existing capital structure and has demonstrated confidence in Vantage RE’s capabilities in the UK RE market,” said TNB President and CEO Dato’ Indera Ir. Baharin Din. 

The CEO added that net proceeds will be recycled to finance the company’s RE growth in Europe.

BODL owns a 41.5-megawatt offshore wind farm on the northeast coast of England in partnership with EDF Renewables. Vantage RE holds a 49% stake in the company following the acquisition in October 2021.

This is Vantage RE’s second refinancing in 2022, following the EUR75m refinancing for its 365MW solar portfolio in Vantage Solar UK. Its asset portfolio includes solar, onshore and onshore wind assets with a total generation capacity of 530MW. A 102MW solar farm is under construction and is expected to operate in the first quarter of 2024.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.