, Thailand
Source: GPSC website

Global Power Synergy net profit falls over 50% in Q3

This was linked to the higher fuel prices. 

Global Power Synergy Public Company (GPSC) reported its net profit dropped by 52% in the third quarter due to the continuous increase in fuel prices. 

This is despite the increase in Ft charge in September to 94.43 Satang per unit from 24.77 Satang per unit, which drove the quarter’s revenues up by 22% year-on-year to THB33.866b.

Read more: Global Power Synergy, Sumitomo sign $185m green loan agreement

GPSC also reported the amount of electricity sold to the Electricity Generating Authority of Thailand (EGAT) and steam sold to industrial customers increased. 

The Company also recognized higher share of profit from Xayaburi Hydro Power Plant, thanks to the higher water level.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.