231 views
Source: Pexels

Laos poised to be Southeast Asia’s key electricity supplier

This comes amidst the development the Laos-Thailand-Malaysia-Singapore Power Integration Project.

Laos will further establish its status as a key supplier of electricity in Southeast Asia as it integrates its power grid into more markets, Fitch Solutions reported. 

Laos’ extensive electricity grid spans Cambodia, Mainland China, Myanmar, Thailand, and Vietnam.

With the Laos-Thailand-Malaysia-Singapore Power Integration Project, Laos will pave the way for it to be a key regional supplier of electricity. 

“This will utilise its abundance of hydropower to provide stable baseload power, ensuring power supply flexibility for neighbours through an integrated grid,” Fitch noted.

“The LTMS-PIP will extend electricity export capabilities to markets which are not adjacent to Laos, such as Malaysia and Singapore.”

Read more: Regional grid connection can boost energy transition, economic growth

The project will also allow Singapore to draw electricity from up to 100-megawatt of hydropower capacity within Laos’ borders. 

“We expect cross-border electricity trade agreements to bring clarity to the technical and regulatory challenges that markets face, such as the areas where grid infrastructures need upgrading, and which markets should provide the funding for that.”

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.