, India
112 views

India RE open access capacity climbs by 1.9GW in 2022: report

The market size is estimated to have grown to 10GW in 2022.

India’s renewable energy open access capacity grew by 1.9 gigawatts (GW) to approximately 10GW in 2022, a report found. 

The Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) reported that this grew from only 300 megawatts in 2009 and about two-thirds of the total 10GW came online in the last five years. 

“The growth of the open access market in India depends on policies and the regulatory environment at both the central and state level. Last year saw some positive developments in terms of regulations even as a few hurdles persist,” Vibhuti Garg, Energy Economist and Lead India, IEEFA, said. 

“The Green OA Policy, issued in June 2022, has the potential to completely reform the renewable energy OA market landscape.”

Read more: Indian PM to dedicate 5 NTPC RE projects to the nation

Garg noted the IEEFA expects the open access market will continue to grow and will likely contribute largely to India’s  450GW renewable energy target by 2030.

“Increasing awareness and demand from commercial & industrial (C&I) customers were key drivers of growth. Falling costs of clean power and the decarbonisation goals of C&I consumers have helped in increasing the uptake of renewable energy OA power,” Jyoti Gulia, Founder, JMK Research said.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.