IPP
, India
121 views

Adani Green Energy operational capacity climbs over 50% in 2022

Its capacity currently stands at 5,410 megawatts.

Adani Green Energy Ltd. (AGEL) reported its operational capacity grew 56% year-on-year to 5,410 megawatts (MW) in the year ended 31 March 2022.

Total sale of energy rose 72% YoY to 9,426 million units over the same period, up from 5,482 million units. 

This also represented an 84% growth to 2,971 million units in the fourth quarter of 2022, against 1,64 million units in the same quarter in 2021.

Adani Energy linked the increase in sales to the capacity addition of 1,940 MW as well as the improved solar and wind capacity utilization factor (CUF).

Of the total 9,426 million units, Adani Energy noted that solar accounted for 8,097 million units, which is up 66% compared to 2021.

Wind contributed some 1,329 million units, a 123% growth from only 596 million units, previously.

“AGEL’s strong results are a validation of the Adani Group’s rapidly expanding focus on renewables,” Mr. Gautam Adani, Chairman, Adani Group, said. 

“Not only is our investment roadmap in the green energy value chain unmatched by any other portfolio of energy and utility businesses but we have also been consistently setting new industry benchmarks in efficiency, performance and capacity development.”

 AGEL’s cash profit posted a 48% growth to INR1,854 crore from INR1,250 crore; whilst its revenue from power supply increased 56% to INR3,783 crore from INR2,419 crore.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.