, South Korea
167 views

Vena Energy, Kowepo to develop 2 wind projects in South Korea

The projects will each have a total of 53MW and 40MW capacity.

Vena Energy and Korean Western Power Co., Ltd (KOWEPO) have signed a memorandum of understanding (MoU) to develop two wind projects in South Korea.

The MoU provided for the establishment of a 53-megawatt (MW) wind project in Gangwon Province and a 40MW wind project in Gyeongsangbuk Province.

The projects are expected to produce enough renewable power to provide for 36,075 Korean households yearly. The combined capacity, according to Vena Energy is equivalent to reducing some 100,720 tonnes of greenhouse gas emissions.

“We believe that our partnership will help accelerate South Korea’s transition towards renewable energy by 2050,” said Kwangjin Cheong, Head of Vena Energy Korea.

“We look forward to engaging with our local communities throughout the entire process and contributing to the local economy through job creation and social activities.”

Vena Energy has so gas conducted wind measurement studies in the Gangwon Province to ensure the feasibility of the project. It has also secured permits for the development.

Moreover, the company has engaged with the local community through social activities, such as the sponsorship of a local “Arirang Market,” and setting up field trips to visit the project site amongst others.

 

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.