, Saudi Arabia
113 views
Source: Saudi Arabia Ministry of Energy

Saudi Arabia awards 1,000MW Ar Rass and Saad RE projects

The projects are valued at SAR1.7b and SAR800m, respectively.

Saudi Arabia’s Ministry of Energy announced it has awarded the Ar Rass and Saad Solar photovoltaic (PV) projects, which has a combined capacity of 1,000 megawatts (MW).

The first power purchase agreement (PPA), signed by the Saudi Power Procurement Company (SPPC), was signed for the 700MW Ar Rass Solar PV independent power producer (IPP) with Ar Rass Solar Energy Company.

The project, valued at SAR1.7b, will be located in Al Qassim region with a levelized cost of energy (LCOE) of 5.62HH per kilowatt-hour (kWh).

The second PPA, also signed by SPPC, was for the 300MW Saad Solar PV IPP with a consortium, led by Jinko Power (HK) Company Limited.

The consortium also includes Jinko Power Middle East Holding Co. Ltd. and Jinko Power Dhafra Holding Co. Ltd.

The project, worth SAR800m, will be located in Saad in Riyadh with an LCOE of 5.56HH per kWh.

According to the Ministry of Energy, HRH Prince Abdulaziz announced that the energy ecosystem plans to release additional renewable energy projects with a total capacity of around 15,000MW between 2022 and 2023.

These projects are in line with the implementation of the Saudi Vision 2030 and are intended to contribute in achieving optimal energy mix.

(1SAR = US$0.27)

Follow the link s for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.