, Philippines
Photo by Pixabay (Pexels).

​​SPNEC to develop 10 GW solar project

This is a 10-fold increase from the Philippines grid-connected solar capacity.

Solar Philippines Nueva Ecija Corporation (SPNEC) is planning to complete forming joint ventures and conduct possible stock offerings for its plan to develop 10 gigawatts of solar projects within 2022.

In a disclosure to the local bourse, SPNEC said the 10GW solar project development plans is almost a 10-fold increase from the country’s grid-connected solar capacity at 1.021GW as of December 2020, based on figures from the Department of Energy.

SPNEC said that the scale of the solar projects “would only be made possible by partnering with the country’s leading power companies.

“Our aim is not to compete with the country’s power companies, but to make it easier for them to build solar projects so that together, we can make solar the largest source of energy in the Philippines,” said the parent company Solar Philippines founder Leandro Leviste.

The solar projects of SPNEC would be enabled by asset-for-share swaps with the parent company. The SPNEC, however, has not yet approved any asset-for-share swap as it has to undergo third-party valuation.

Solar Philippines began developing the pipeline in 2015 and its portfolio now comprises over 20 solar projects companies including over 400 megawatts that were already operating or under construction.

The developments are in the provinces of Nueva Ecija, Batangas, Bulacan, and Tarlac.

Follow the link s for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.