221 views

EMA sends out first request for proposal for electricity imports

The deadline for submission of proposals is on 1 April 2022.

The Energy Market Authority (EMA) announced the issuance of the first Requests for Proposal (RFP) to appoint electricity importers for its plans to import up to 4 gigawatts (GW) of electricity by 2035.

Overall, this would take up around 30% of the country’s electricity supply. 

Over 1.2GW of low-carbon electricity is expected to be covered by this RPF by 2027. Another RFP, meanwhile, is expected to be issued in the second quarter of 2022 and targets a 2035 effectivity date. 

Parties interested in this should submit their proposals by 1 April 2022, 3:00 p.m., and should include the proposed generation and interconnector design.

Other factors importers have to take note of is supply reliability, credibility, track record, cost-competitiveness, and ability to supply and manage the carbon output of their generation supply.

Proposals reliant on coal-fired generator technology will not be accepted. 

Follow the link s for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.