, India

Wartsila to operate and maintain Pakistan plant

Wartsila has been awarded an operations and maintenance agreement by Liberty Power Tech for its power plant in Pakistan.

The 5-year agreement calls for Wartsila to operate, maintain, and supply all labor and spare parts for the Liberty Power Tech plant. Liberty Power Tech is independent power producer supplying electricity to Pakistan's national grid.

This plant will use eleven Wartsila 18V46 engines and a steam turbine to produce a total electrical output of 200 MWe. It is located near the city of Faisalabad, and scheduled to become operational in the fourth quarter of 2010.
Wartsila already has nearly 1,800 MW of power plants either in operation or under construction in Pakistan. This Liberty O&M order means that more than half of this output will be operated and maintained by Wartsila's own personnel under O&M agreements.

Wartsila’s O&M agreement program is designed to cover all aspects of operating and managing an installation, including O&M planning, day-to-day operation, scheduled and unscheduled maintenance, administration, human resources and training, technical support, logistics management and security.

This program enables the plant owner to focus on the company's core business, whilst Wartsila ensures optimal plant performance throughout the complete operational cycle, from receiving fuel to supplying energy.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.