, Malaysia

Bangladeshi firm exports solar panels to Malaysia

Greenfinity Energy Ltd of Bangladesh has exported the non-traditional high-tech solar panel to Malaysia in a limited scale.

Greenfinity said it has exported customized mono-crystalline solar panel worth about US$ 0.1 million, the first consignment in the first week of March 2012, followed by a few small consignments.

This is the first ever export of the item by any local manufacturer in the country.

Sources said they are expecting more supply orders from Malaysia as the country uses solar energy in cars, street lights, lab research, close circuit camera, residential buildings, surveillance schemes and many others.

The existing production of the country's six manufacturing plants of solar panel of different sizes and capacity ranges 160 megawatt to 170 megawatt while the total consumption stands at nearly 70 megawatt, sources said.

Golam Baki Masud, managing director of Greenfinity Energy Ltd, told the said that his company is also expecting supply orders from Middle East countries like Saudi Arabia and Kuwait and Myanmar.

He said that Malaysia produces good quality solar panel but the companies in the country find Bangladeshi products cost-effective and of good quality.

For more.

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.