, India

Red tape hampers $12b aid to India's power retailers

The delay is blamed to a requirement that the state governments underwrite the loans.

Two months after India announced a $12b (INR900b) loan program to aid power distributors punished by the pandemic, only a fraction has been utilized as many state applications have yet to meet the lending requirements, according to people familiar with the matter.

The loans, announced by Finance Minister Nirmala Sitharaman, are amongst a raft of measures aimed at reviving an economy that is projected to contract this fiscal year for the first time in more than four decades.

For states to receive the funds, they must lay out their plans to turn around their electricity distributors, a regular requirement for most efforts by the central government to help the state-managed power industry.

That includes providing a timeline for the payment of subsidies that states owe power distributors, as well as the unpaid power bills of state government units. The delay is partly due to a new requirement that the state governments underwrite the loans.

Read more from Bloomberg.

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.