, Korea

KEPCO's revenue buoyed by declining fuel costs

Cost reduction could outweigh Korea’s declining power demand in 2020.

Despite weaker power demand that will hurt Korea Electric Power Corp's (KEPCO) revenue, the company’s profit is tipped to improve because of declining fuel costs, which will more than offset decreases in sales volume, according to a report from Moody’s Investors Service.

Korea’s power demand is expected to decline by low- to mid-single-digit percentage in 2020 and remain nearly flat in 2021, no thanks to economic contraction arising from disruption caused by the pandemic.

In addition, KEPCO's environmental compliance costs will likely increase, given the tightening environmental regulations.

Still, it stands to benefit from declining input costs, which includes costs to generate power through its generation subsidiaries and to purchase power generated from independent power producers (IPPs), amidst lower crude oil prices. Cost reductions along with a recovery in nuclear utilization will outweigh a lower revenue contraction.

KEPCO's adjusted EBITDA is tipped to rise to $9.9-11.55b (KRW12-14t) in 2020-21 from around $8.50b KRW10.3t in 2018-19. This is still likely to be smaller than the levels recorded in 2015-17 mainly because of the declining sales volume and higher environmental compliance costs.

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.