, India
169 views

Gaya substation to ease Bihar energy woes

The construction of the 765/400/220 kV Gaya substation, the largest in the State of Bihar, has commenced.

This substation will be the part of Transmission System associated with DVC & Maithon RB generation projects. It has a power transformation capacity of 5,130 MVA. It will serve as an important pooling station in the Bihar for generation projects of DVC and Maithon RB and other future projects of Eastern Region. This substation shall be an integral part of national grid and shall strengthen the interconnection of Bihar grid with other States/Regions.

Bihar is facing serious power crisis as the state receives 750-900mw from the central pool despite the scheduled allocation of 1,553 mw per day. The power-starved state's daily demand is about 3000 mw.

Shri Sushil kumar Shinde, Hon’ble Union Minister of Power, who laid the foundation stone of the 765kV power grid substation at Gaya, Bihar said his ministry would take measures to meet the electricity requirements of Bihar, essential for growth of the state.

Follow the link for more news on

Jaringan listrik lemah Vietnam menghambat kebijakan pembelian listrik yang langsung

Infrastruktur energi yang buruk menghambat integrasi kapasitas baru dari proyek energi terbarukan (EBT).

Penutupan pembangkit listrik batu bara baru di ASEAN pada 2040 mungkin tercapai

Penambahan pembangkit batu bara baru dan retrofit pembangkit yang ada menjadi risiko lebih besar dalam transisi.

ADB menyetujui pinjaman senilai $500 juta untuk mendukung transisi energi Indonesia

Ini bertujuan membangun kerangka kebijakan yang kokoh dalam mendukung peralihan menuju energi bersih.

Avaada meningkatkan beban energi terbarukan untuk penuhi permintaan pusat data India

Perusahaan menargetkan kapasitas energi terbarukan sebesar 30 gigawatt pada 2030.

Asia-Pasifik mungkin tidak mencapai target energi terbarukan

Negara-negara di kawasan itu harus menarik investasi untuk memajukan tujuan energi bersih mereka.

Laba bersih Adaro turun 12% menjadi $880 juta di Semester 1

Pendapatan turun 15% menjadi $2,97 miliar pada periode tersebut.

ACEN dan Barito Renewables bermitra untuk mempercepat energi angin di Indonesia

Kemitraan ini akan dijalankan oleh anak perusahaan mereka.

Malaysia diminta mengintegrasikan jaringan listrik untuk mempercepat pertumbuhan tenaga surya

Pembatasan penetrasi tenaga surya ke jaringan pada 24% dari permintaan puncak dapat menghambat ekspansi.